Page 20 - Buku Pengantar tumbuhan struktur dan perkembangan organ generatif tumbuhan FULL
P. 20
tersusun spiral (asiklis) tetapi lebih sering dalam bentuk
karangan atau lingkaran (siklis) dengan jumlah tertentu.
Di dalam bab ini akan diuraikan mengenai struktur
bunga pada tumbuhan berbiji tertutup meliputi bagian steril
seperti tangkai bunga, dasar bunga, kelopak, mahkota, tenda
bunga, dan bagian fertil antara lain benang sari, putik.
Peristiwa reproduksi secara generatif terjadi di dalam organ
yang dinamakan bunga, ada banyak variasi dari struktur
bunga. Berdasarkan kelamin bunganya dapat dibedakan
bunga yang uniseksual dan biseksual, pada bunga yang
uniseksual ada kemungkinan tumbuhan bersifat monoesius
dan dioesius.
Berdasarkan letak bunga pada satu tumbuhan dapat
dibedakan:
a. Bunga pada ujung batang (flos terminalis), misalnya
kembang merak (Caesalpinia pulcherrima swartz).
b. Bunga di ketiak daun (flos lateralis atay flos axillaris),
misalnya pada kembang sepatu (Hisbiscus rosa-sinensis
L.) dan kembang telang (Clitoria ternatea L.)
Selain itu pada suatu tumbuhan yang berbunga
banyak letak bunga dapat terjadi variasi alat tambahan
a. Terpencar atau terpisah-pisah (flores sparsi), misalnya
pada kembang sepatu (Hisbiscus rosa-sinensis L.).
3

